LAPORAN
PELAKSANAAN KUNJUNGAN INDUSTRI DI MASCOM GRAPHY SEMARANG
Diajukan
untuk melengkapi tugas dan sebagai salah satu syarat guna mengikuti ujian
sekolah di SMK Negeri 4 Kendal
Disusun
Oleh :
Regu
/ Kelas :18 / XI RPL 3
Kompetensi
Keahlian : Rekayasa Perangkat Lunak
NIPD NAMA
1. 2945 Tri Kurnia Ningsih
2. 2946 Vega Yuli Herpradina
3. 2947 Wahyu Trisnajati
4. 2948 Iman Rizky Putra A
5. 2949 Farhan Ahmad
PEMERINTAH
KABUPATEN KENDAL
DINAS
PENDIDIKAN
SMK
NEGERI 4 KENDAL
JL.SOEKARNO
– HATTA BRANGSONG
TELP(0294)5790761
FAX (0294)3687377 KENDAL
2015
HALAMAN PENGESAHAN
Laporan
Kunjungan Industri ini telah disahkan Pada :
Hari :
Tanggal :
Ketua
Panitia Pembimbing
Ir. Dwi Susilorini Haryati, S.Kom
NIP.19661020 200701 2 008 NIP.
Mengetahui
Kepala SMK N 4
Kendal Ketua
Komp. Keahlian
Rekayasa
Perangkat Lunak
Drs.Kusdarmanto Idha
Ariyanti, S.Kom
NIP. 19581223 198703 1 004 NIP.
NIP.19791029201001 2 011
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Puji dan syukur kami
ucapkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat serta hidayah-Nya,
sehingga penyusunan Laporan Kunjungan Industri di Mascom Graphy Semarang ini
dapat terselesaikan dengan baik tanpa kendala. Adapun penyusunan Laporan
Kunjungan Industri ini berdasarkan data-data yang diperoleh selama melakukan
Kunjungan Industri, buku–buku pedoman, serta data-data dan keterangan dari
pembimbing. Kami menyadari bahwa dalam penyusunan Laporan Kunjungan Industri
ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, oleh karena itu pada kesempatan
ini kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada:
1.
Allah Swt
2.
Drs.
Kusdarmanto , selaku kepala sekolah SMK Negeri 4 Kendal.
3.
Idha
Aryanti, S.Kom Selaku ketua jurusan RPL, selaku koordinator kompetensi RPL.
4.
Ahmad
Zaenuri, S.Kom ,selaku Ketua Pelaksanaan Kunjungan Industri
5.
Haryati,
S.Kom selaku wali kelas XI RPL 3 dan Pembimbing Kunjungan Industri
6.
Pihak-pihak
yang tidak dapat kami sebutkan , terima kasih atas bantuan dan do’a restu yang
berhubungan dengan kegiatan Kunjungan Industri.
Semoga Allah SWT
membalas amal kebaikan Bapak/ Ibu dan semua pihak yang telah membantu kami
dalam pelaksanaan hingga penyusunan laporan Kunjungan Industri ini.Amin,
ya Robbal a’lamin
Kami menyadari bahwa
laporan Kunjungan Industri ini bukanlah suatu karya yang telah sempurna. Saran
dan masukan yang konstruktif/membangun
terhadap laporan PRAKERIN ini sangat kami nantikan dan terbuka bagi semua
pihak untuk kesempurnaan laporan ini dikemudian hari.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Kendal,1 Mei 2015
Penyusun
Daftar isi
BAB 1
PENDAHULUAN
Latar belakang
diadakanya kunjungan industri ini agar siswa mengenal dunia kerja. Selain itu
siswa dapat mengetahui lebih jauh tentang cara kerja, kedisiplinan, tata tertib
kerja , mesin – mesin industri yang lebih memadai, dll.
Siswa juga
diharapkan tidak menganggap kunjungan industri sebagi rekreasi, tapi menganggap
kunjungan industri sebagai sarana belajar dengan cara mendatangi industri
secara langsung, dan melihat urutan – urutan proses kerja di industri tersebut.
Kunjungan industri
dipilih untuk menambah pengalaman siswa tentang dunia kerja. Siswa dituntut
untuk aktif menggali informasi tentang kunjungan industri untuk memperoleh
pengetahuan tentang dunia industri. Kunjungan industri dilakukan untuk
memberikan gambaran kepada siswa tentang industri dan proses produksi di bidang Bisnis dan managemen. Siswa harus membandingkan
proses produksi di dunia kerja dengan ilmu yang diperoleh di sekolah. Siswa
diwajibkan membuat laporan atas informasi yang di peroleh selama kunjungan
industri tentang perusahaan yang bersangkutan
1. Memperluas pengatahuan siswa dalam lingkungan dunia
kerja.
2. Mendorong siswa agar mempunyai minat bekerja di
perusahaan.
3. Memberi informasi tentang cara kerja dan tenaga
kerja perusahaan.
4. Mendorong siswa agar mempunyai rasa kedisiplinan dan
tanggung jawab.
5. Membantu siswa melaksanakan program diklat.
6.
Melihat secara langsung proses produksi dari awal sampai akhir.
7.
Untuk Belajar (tidak hanya tau teknik tapi juga praktik dan cara pemasarannya).
Kunjungan Industri SMK
N 4 KENDAL Dilaksanakan pada
Tanggal 21 April –25 April
2015 dengan perncian sebagai berikut:
A. Hari Pertama ( 21 April 2015)
|
Waktu
|
Kegiatan
|
|
06.30–07.00
|
Persiapan Keberangkatan
|
|
07.00–08.30
|
Berangkat menuju tempat kunjungan industry Semarang
|
|
08.30–11.00
|
Kunjungan PT.MASSCOM GRAPHY
|
|
11.00–13.00
|
Bis berkumpul (makan siang box)
|
|
13.00–19.00
|
Perjalanan makan malam di RM. Bromo Asri Probolinggo
|
|
19.00–04.00
|
Perjalanan sampai Ketapang Banyuwangi dan
penyebrangan
Gilimanuk
|
B. Hari Kedua (22 April 2015)
|
Waktu
|
Kegiatan
|
|
07.00 – 08.00
|
Perjalanan dari pelabuhan menuju restoran lokal
|
|
08.00 – 09.00
|
Tiba Restoran Soka Indah (Makan dan Mandi)
|
|
11.00 – 12.30
|
Program Tanah Lot ( Makan Siang Prasmanan)
|
|
14.00 – 14.30
|
Program Pujamandala
|
|
15.30 – 16.30
|
Program di Pantai Pandawa
|
|
17.00 – 18.00
|
Program Wisata Di GWK
|
|
18.00 – 19.00
|
Program Wisata Tari Kecak Kolaborasi
|
|
20.00 – 20.30
|
Makan Malam di Kampung Kuta
|
|
21.30 – 06.00
|
Check In Hotel – acara bebas
|
C. Hari Ketiga (23 April 2015)
|
Waktu
|
Kegiatan
|
|
06.00 – 07.30
|
Makan Pagi dan Persiapan mengikuti program wisata
|
|
09.30 – 11.00
|
Program Wisata Istana Tampak siring
|
|
12.30 – 13.30
|
Program Wisata Cah Ayu – Makan siang
|
|
14.00 – 15.00
|
Program Wisata Pasar Seni Sukawati
|
|
16.30 – 18.00
|
Program Wisata Pantai Kuta
|
|
18.00 – 19.00
|
Makan Malam di Mr.Kuta – Hiburan Orgen Tunggal
|
|
20.30 – 06.00
|
Istirahat Hotel
|
D. Hari Keempat (24 April 2015)
|
Waktu
|
Kegiatan
|
|
06.00 – 07.30
|
Makan pagi dan persiapan Check Out
|
|
10.30 – 11.00
|
Program belanja di Joger
|
|
12.00 – 13.30
|
Program Wisata Danau Bedugul (Makan Siang)
|
|
13.30 – 19.00
|
Perjalanan menuju pelabuhan Gilimanuk
|
|
19.00 – 07.00
|
Makan malam lokal di restoran
|
E. Hari Kelima ( 25 April 2015)
|
Waktu
|
Kegiatan
|
|
07.00 – 08.00
|
Makan Pagi di RM Sinar Pahala (Demak)
|
|
08.00 – 11.00
|
Tiba Di SMK N 4 KENDAL
|
|
11.00~ ~
|
Sayonara ~ ~ ~
|
1.4
Permasalahan
Laporan ini menjelaskan berbagai aktifitas
dan manfaat dilaksanakannya kunjungan industri Semarang-Bali yang pasti
mempunyai manfaat untuk dijadikan pengalaman dan cerminan untuk hidup kedepan
yang lebih baik. Sesuai dengan masalah yang akan dibahas,
penulis akan membatasi masalah dalam penulisan ini, sehingga tidak terlepas
dari pokok masalahnya. Ruang lingkup materi dibatasi pada sekitar kehidupan
maupun pekerjaan mengenai kunjungan PT. MASSCOM GRAPHY dan WISATA BALI.
BAB II
LATAR BELAKANG DAN DISTRIBUSI KORAN SUARA MERDEKA
Koran
Suara Merdeka didirikan oleh H. Hetami yang sekarang ini Suara Merdeka dipimpin
oleh H. Zainal Abidin. H. Hetami yang mempunyai nama asli Makmun dan nama
tersebut sampai sekarang masih diabadikan menjadi nama masjid yang berada di
komplek Suara Merdeka Jl. Raya Kaligawe yaitu Masjid Al-Makmun. Setelah H.
Hetami meninggal koran Suara Merdeka dipimpin oleh Ir. H. Budi Santoso yaitu
putra dari H.Hetami yang meneruskan kepemimpinannya dan Wicaksono sebagai
pemimpin setelah Budi Santoso.
Saat
ini usia koran Suara Merdeka sudah mencapai 70 tahun, Suara Merdeka semakin
sukses dan axis dalam persaingan global. Hal ini dibuktikan
dengan distribusi yang tidak kurang dari 150.000 eks setiap harinya.
Suara
Merdeka adalah perusahaan keluarga sehingga pemilik mempunyai kekuasaan atau
otoritas penuh terhadap rekruitmen karyawan dengan bahan pertimbangan. Calon
karyawan mempunyai kemauan dan kemampuan serta pendidikan yang sesuai dengan
bidangnya. Hal ini merupakan salah satu karakteristik perusahaan yaitu
mengutamakan kedekatan hubungan keluarga dari pada kemampuan.
Suara
Merdeka bukan untuk bisnis tetapi untuk perjuangan sehingga sampai sekarang
Suara Merdeka mendistribusikan tidak hanya media cetak tetapi juga media-media
lain seperti media elektronik, media internet, media online dan
sebagainya.
Setiap
hari Suara Merdeka terbit 3 halaman yang meliputi halaman utama, spirit, dan
komunitas. Sehari tidak kurang dari 187 wartawan memberikan informasi ke Suara
Merdeka. Kesuksesan Suara Merdeka diawali dari koran yang fanatik dan pembaca
yang senang saat membacanya. Selain kesuksesan terdapat juga hambatan yang
dialami dalam proses produksi hingga distribusi. Hambatan-hambatan biasanya
dilihat dari faktor cuaca yang kurang baik atau kegagalan teknis dari proses
produksi.
Suara
Merdeka selain memproduksi koran juga memproduksi tabloid dan majalah.
Informasi atau berita dalam koran Suara Merdeka selalu bersifat aktual
Visi :
“
Menjadiakan perusahaan pelopor industri informasi yang diakui masyarakat dan
merupakan pilihan pelanggan yang bermutu serta menjadi perekat komunikasi Jawa Tengah
“
Misi :
1. Mengabdi
kepada masyarakat dalam meningkatkan kecerdasan bangsa.
2. Memasarkan
informasi yang aktual, terkini, dan bertanggung jawab melalui media cetak dan
elektronik dengan layanan pelanggan yang terbaik.
3. Menghasilkan
keuntungan yang optimal,
a. Perusahaan
yang semakin tumbuh dan berkembang.
b. Kesejahteraan
dan Profesionalisme karyawan dapat ditingkatkan.
c. Berperan
serta secara aktif didalam arus utama kehidupan sosial masyarakat.
Sehingga PT. Suara Merdeka Press memilki
keunggulan kompetitif berkesinambungan.
Mesin
produksi koran Suara Merdeka dapat membuat 30.000 cemplang tertata rapi dan
dapat didistribuskan. Produksi koran Suara Merdeka melalui tahap-tahap dan alur
pembuatanya sebagai berikut.
Masa Produksi Pra-cetak
- Bagian redaksi
- Bagian cetak koran
- Lembaran film
- Pembuatan layout
- Penyinaran (vacuum)
- Cleaning dan Developing
- Distribusi ke Dpartemen cetak
Masa Produksi Cetak
- Persiapan bahan baku cetak
- Setting mesin
- Percetakan koran
- Machine Update Setting
- Percetakan koran
- Packaging
- Distribusi
Suara
Merdeka menditribusikan korannya ke berbagai daerah-daerah. Koran Suara Merdeka
sudah terkenal di pulau Jawa khususnya di Semarang yakni “Semarang Metro” yang
beritanya diambil dari daerah Jawa Tengah diantaranya Semarang, Kendal,
Purwodadi, Grobogan, Salatiga, Demak, dsb. Koran Suara Merdeka juga
mendistribusikan ke berbagai daerah-daerah lain diantaranya :
- Kudus yaitu “Suara Muria”
Beritanya
diambil dari daerah Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, Solo, Boyolali,
Karanganyar, dan Klaten.
- Tegal yaitu “Suara Pantura”
Beritanya
diambil dari daerah Pekalongan, Pemalang, Slawi, Tegal, dan Brebes.
- Banyumas yaitu “Suara Banyumas”
Beritanya
diambil dari daerah Cilacap, Purwokerto, Banyumas, dan Purbolinggo.
- Yogyakarta yaitu “Suara Gedung DIY”
Beritanya
diambil dari daerah Magelang, Purworejo, Kebumen, dan DIY.
- Solo yaitu “Suara Solo Muria”
Beritanya
diambil dari daerah Solo, Sragen, Boyolali, Sukoharjo, dan Karanganyar.
BAB III
PEMBAHASAN HASIL PELAKSANAAN KUNJUNGAN INDUSTRI
Untuk mengakomodasi dinamika
politik yang terjadi, Suara Merdeka membuat edisi edisi loksl seperti : Solo
Metro (Surakarta) ,Suara Kedu (Kedu), Suara Pantura (Pekalongan), Suara
Banyumas (Banyumas), Suara Muria (Pati),
Semarang Metro (Semarang).
Sebelum
produk percetakan siap dipasarkan atau diperlihatkan,
produk tersebut harus melalui rangkaian tahapan yang termasuk di dalamnya typesetting, persiapan seni
gambar (art work preparation), pemasangan gambar (image assembly), platemaking, dan operasi
penyelesaian (finishing operation).
Typesetting
Setiap karakter yang dicetak diciptakan dari type.
Setiap karakter huruf cetak mewakili satu huruf, nomor, atau tanda baca. Typesetting adalah
tahap pertama dalam proses percetakan. Inilah metode di mana
kata-kata (disebut salinan) diubah menjadi corak yang sesuai untuk proses
percetakan. Kini, kebanyakan huruf cetak disesuaikan oleh komputer.Typesetting modern
disebut juga phototypesetting atau komposisi komputer.
Komputer telah merevolusi industri typesetting.
Platemaking
(Pembuatan Plat)
Setelah semua lembaran salinan typeset dan artwork telah
dipasang menjadi layouts, proof dibuat untuk memastikan semua bagian dan warna
ada dalam tempat yang sesuai. Proof memberikan kesempatan pada pelanggan untuk
menilai adanya kesalahan dan untuk melihat bagaimana hasil cetakan akan
terlihat nantinya.
Akhirnya, layout yang dikoreksi (flats) digunakan untuk
membuat plat darimana gambar akan dicetak. Plat ini dibuat dari substansi keras
seperti logam, karet, atau plastik. Gambar yang hendak dicetak ditransfer ke
plat sekaligus dengan cara yang berbeda-beda. Gambar akan tercetak ketika plat
yang telah ditintai menekan kertas atau material lain.
Printing
Presses (Mesin Pencetak)
Saat plat percetakan telah dibuat, plat
akan diletakkan pada mesin yang dinamakan presses yang
digunakan untuk mencetak pada kertas atau material lainnya. Mesin percetakan
melakukan beberapa fungsi otomatis:
Presses menintakan plat; meletakkan kertas atau bahan
lain ke plat: mencetak image dengan mentransfer tinta dari plat ke kertas atau
material lain; dan melekatkan bagian-bagian yang tercetak. Beberapa presses,
disebut perfecting presses, mampu memcetak kedua sisi kertas pada saat yang
bersamaan.
Presses bisa merupakan sheet-fed (menggunakan
satu sheet pada satu waktu) atau web-fed (menggunakan rol yang
berkesambungan, atau web dari kertas atau material lain.) Presses bisa mencetak
satu warna atau beberapa warna. Pada percetakan multiwarna, setiap warna
membutuhkan unit percetakan yang terpisah, masing-masing
memiliki plat dan tintanya sendiri.
Penyelesaian
dan Penjilidan
Setelah material selesai dicetak, material biasanya
melewati operasi akhir untuk menjadi produk yang telah selesai. Beberapa cetakan
lembaran, seperti poster dan alat tulis menulis kantor, bisa langsung
dikirimkan tanpa proses yang lebih lanjut. Bagaimanapun juga, kebanyakan produk
yang dicetak dalam ukuran besar terdiri atas beberapa gambar yang terpisah.
Setelah lembaran ini dicetak dan dilipat, barang-barang ini disebut
sebagai signatures. Signature disusun sesuai urutannya,
dibatasai, dan dipotong. Pekerjaan ini memerlukan pelipatan dan memotong
signatures, atau membuat macam dari paket khusus dan material periklanan,
disebut juga finishing. Prosedur penjahitan, penjepretan
(stapling), atau pengeleman halaman ke punggung (untuk membuat material seperti
buku, majalah, dan katalog) disebut sebagai binding.
Percetakan
Letterpress
Letterpress atau percetakan bergambar
timbul merupakan metode percetakan yang paling tua. Contoh sederhana dari
prinsip letterpress adalah cap karet. Image yang hendak dicetak diukir pada
sebuah karet datar, meninggalkan image yang timbul pada permukaan karet. Ketika
tinta diaplikasi pada permukaan timbul ini kemudian ditekankan pada kertas atau
material lain maka gambar akan tercetak.
Letterpress Plates (Plat Letterpress)
Kebanyakan plat yang digunakan untuk proses percetakan letterpress
sebenarnya merupakan plat duplikat atau copy dari plat original. Plat original
terbuat dari lembaran datar dari zinc, magnesium, atau tembaga yang telah
dibalut dengan bahan kimia bersensitivitaskan cahaya. Setelah disingkapkan ke
cahaya melalui film negatif, bahan kimia akan menghilang pada daerah non-image
yang tidak terekspos, meninggalkan image yang hendak dicetak timbul diatas
permukaan. Plat-plat original ini disebut engravings yang
digunakan untuk menduplikat plat.
Mesin
Percetakan Letterpress
Gutenberg menggunakan apa yang disebut platen press untuk
mencetak Kitab Sucinya (bibble) yang terkenal. Sebuah platen press memiliki dua
permukaan datar: satu yang disebut bed dan yang lainnya disebut platen. Bagian
bed yang menahan plat pencetak; bagian platen memegang kertas. Plat kemudian
ditintai dengan roller tinta. Kertas atau material lain akan masuk, baik secara
manual maupun otomatis ke dalam platen. Platen dan bed membuka dan menutup
seperti cangkang kerang.
Litografi
(Percetakan Offset)
Dalam litografi, image dicetak dari sebuah permukaan
datar daripada permukaan timbul. Proses ini berdasarkan prinsip bahwa minyak
(lemak) dan air tidak akan tercampur. Ketika litogrfi ditemukan pada tahun 1798
oleh Aloys Senefelder di Munich, Jerman, itu merupakan perkembangan percetakan yang
signifikan dalam lebih dari 350 tahun terakhir. Hari ini kebanyakan barang
dicetak dengan litografi daripada metode yang lain.
Plat
Litografi
Secara praktis semua plat litografi kini terbuat dari
lembaran serbukan aluminium di mana kebanyakan telah diperlakukan khusus untuk
membuat daerah non-gambar yang lebih reseptif terhadap air. Plat kemudian
dibalut dengan cairan fotosensitif (sensitif terhadap cahaya).
Mesin
Percetakan Litografi
Prinsip offset memberikan litografi beberapa kelebihan
dibandingkan dengan percetakan letterpress. Penggunaan offset memberi litografi
kemampuan untuk mencetak pada permukaan kasar di mana metode letterpress tidak
dapat melakukannya dengan baik. Karena plat litografi hanya bersentuhan dengan
lapisan karet halus maka ia memiliki masa pakai yang lebih panjang.
Percetakan
Gravure
Gravure merupakan suatu proses intaglio. Kata intaglio berasal
dari bahasa Italia yang memiliki arti mengukir atau memahat. Dalam percetakan gravure,
image dicetak dari suatu cekungan, bukan pada permukaan datar atau timbul.
Gravure berkembang dari seni memahat, sebuah metode percetakan ilustrasi
yang ditemukan di Jerman sekitar tahun 1476.
Sebuah pemahatan dibuat dengan pengukiran gambar dengan
tangan ke dalam sebuat plat logam datar menggunakan instrumen-instrumen tajam.
Plat dilapis dengan tinta. Ketika pemahat mengelap bersih permukaan plat, sisa
tinta akan terjebak pada cekungan gambar tersebut. Kertas kemudian akan
ditempelkan pada permukaan plat dan menyerap sisa tinta yang berada di bawah
permukaan plat lalu gambar tercetak.
Plat
Gravure dan Silinder
Plat Gravure dan silinder dulunya terbuat dari film
positif berkesinambungan dari tatanan halaman yang diekspos ke kertas yang
dilapis secara khusus yang dinamakan kertas karbon (carbon tissue). Setelah
pemaparan dan pemrosesan, kertas tersebut ditransfer ke sebuah silinder plat
tembaga dan image tersebut dietsa ke dalam tembaga menggunakan bahan kimia. Ini
merupakan suatu proses yang panjang dan melelahkan serta membutuhkan waktu yang
lama. Operator juga benar-benar harus terlatih. Proses seperti ini masih
digunakan untuk beberapa cetakan pendek dan khusus. Akan tetapi, dalam
kebanyakan kasus, proses ini telah digantikan leh halftone gravure.
Metode
Percetakan Lain
Screen Printing
Disebut juga silk screening atau serigraphy, percetakan layar
dilakukan dengan layar halus, biasanya terbuat dari kawat atau nilon yang
dipasang pada suatu bingkai. Sebuah stensil diproduksi di atas layar untuk
menutup area nongambar. (Image yang hendak dicetak dipotong dari atau diekspos
ke stensil.) Tinta diperas melalui stensil dan layar ke atas bahan kain,
kertas, atau bahan lainnya.
Flexography
Flexography adalah suatu bentuk dari percetakan
letterpress yang menggunakan web-fed rotary press. Proses ini meggunakan plat
karet atau plastik yang elastis dan tinta yang tidak gampang luntur.
Flexography merupakan salah satu metode percetakan paling sederhana dan semakin
banyak digunakan dalam percetakan surat kabar. Proses ini diperkirakan akan
menggantikan metode letterpress dalam percetakan surat kabar.
Heat Transfer Printing
Pada heat transfer printing, image pertama akan dicetak
pada kertas dengan tinta khusus. Image yang telah ditintai kemudian ditransfer
ke bahan kain atau material lain dengan menggunakan panas dan tekanan (biasanya
ada unsur besi yang digunakan). Kaos biasanya dicetak dengan metode heat
transfer.
Fotokopi
Fotokopi juga
dikenal sebagai xerography. Ini merupakan metode percetakan yang
cepat dan ekonomis yang digunakan berbagai bisnis untuk menyalin cepat
surat-surat dan memoranda kantoran.
Fotokopi bekerja atas kelistrikan statik. Sebuah silinder
rotasi, dibalut dengan selenium (elemen non-logam) dan dipacu dengan listrik
statik yang berfungsi sebagai plat pencetak. Selenium tidak terpacu pada area
non-gambar ketika terekspos cahaya. Image, cahaya diproyeksikan melalui sebuah
lensa kepada silinder, menahan energi. Secara negatif, bubuk hitam yang dipacu
tertarik kepada energi positif yang dipacu pada area bergambar pada silinder.
Ketika kertas melewati silinder, kertas menerima image dari bubuk hitam. Kertas
yang terbubuk lalu dihangatkan untuk membuat bubuk menempel ke kertas.
Demikianlah proses dan tahapan percetakan
Ø
Tanah Lot
Tanah Lot adalah salah satu obyek wisata terkenal di
pulau Bali. Terletak di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.
Jaraknya sekitar 13 km ke arah barat kota Tabanan. Dari Bandar udara Ngurah Rai
dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 1 jam dengan kendaraan bermotor jika
tidak terjadi kemacetan.
PURA TANAH LOT
Dibangun
pada dua tempat yang berbeda. Satu terletak di atas bongkahan batu besar, dan
satunya lagi terletak di atas tebing yang menjorok ke laut mirip dengan Pura Uluwatu. Tebing inilah yang menghubungkan pura
dengan daratan dan bentuknya melengkung seperti jembatan.
Pura
ini merupakan bagian dari Pura Dang Kahyangan di Bali, sebagai tempat memuja
dewa-dewa penjaga laut. Pura ini akan kelihatan dikelilingi air laut pada
saat air laut pasang. Di bawahnya terdapat goa kecil yang didalamnya ada
beberapa ular laut yang mempunyai ciri-ciri berekor pipih seperti ikan,
berwarna hitam berbelang kuning. Menurut cerita ular laut tersebut adalah
jelmaan dari selendang perdiri pura yaitu seorang Brahmana dari Jawa yang
mengembara ke Bali. Beliau adalah Dang Yang Nirartha. Ular itu diutus sebagai
ular penjaga pura ini.
Ø
Puja Mandala
Seperti
diketahui mayoritas penduduk di Pulau Bali adalah beragama Hindu, namun
kerukunan beragama sangat terjaga dengan baik, tercermin dari kehidupan
masyarakat sehari-hari, baik itu diperumahan penduduk, ditempat kerja, sekolah
maupun di kantor tidak ada saling membedakan, tidak ada batasan untuk melakukan
ibadah ataupun aktifitas keagamaan, intinya tetap saling menghormati antara
kelompok mayoritas dengan minoritas, terhadap semua perbedaan, memandang
perbedaan itu indah. Tercermin dalam bangunan di Pusat Peribadatan Puja Mandala,
sebuah komplek bangunan berdiri lima tempat ibadah berdampingan diresmikan pada
tahun 1994, mulai dibangun pada tahun 1994 secara bertahap mulai dari Masjid,
Gereja Katolik, Gereja Protestan, Wihara kemudian di tahun 2005 dibangun sebuah
Pura, sehingga menjadi lengkap.
Lima tempat beribadat
tersebut terletak di Jalan Kuru Setra desa Bualu Nuda Dua, pembangunannya
bertujuan untuk memfasilitasi masyarakat di kawasan ini akan tempat
beribadat.Namun keberadaan Puja Mandala justru juga menarik perhatian
wisatawan, sehingga tidak jarang tamu-tamu menjadikannya sebagai objek wisata di Bali ,
apalagi jika melakukan perjalanan tour ke rute Selatan, seperti dalam rangkaian
mengunjungi objek menarik di kawasan tersebut selama sehari penuh seperti Tanjung Benoa ,
Uluwatu, GWK maupun panti Dreamland. Keberadaan bangunan suci tersebut
menandakan proses interaksi persahabatan antara penganut agama terjalin baik,
suasana kondusif, sehingga menjadi salah satu alasan kenapa para pelancong
betah liburan di Bali.
Ø
Pantai Pandawa
Pantai Pandawa (Beach) adalah salah satu tempat wisata di Bali yang
memiliki keindahan pasir putih yang lembut dan airnya yang jernih kebiruan
dengan suasana pantai yang sepi dan tenang.
Selain itu pengunjung yang akan memasuki pantai ini akan disambut oleh dua tebing/bukit kapur yang sangat besar dengan ukiran dan patung pandawa yang sengaja ditempatkan di dinding tebing. Jika anda bosan dengan Pantai di Baliyang sering anda kunjungi cobalah menikmati keindahan Pantai Pandawa.
Selain itu pengunjung yang akan memasuki pantai ini akan disambut oleh dua tebing/bukit kapur yang sangat besar dengan ukiran dan patung pandawa yang sengaja ditempatkan di dinding tebing. Jika anda bosan dengan Pantai di Baliyang sering anda kunjungi cobalah menikmati keindahan Pantai Pandawa.
Lokasi Pantai
Dimana
lokasi Pantai Pandawa? Pantai Pandawa dulunya disebut sebagai secret beach oleh
para wisatawan karena lokasinya berada di belakang dua tebing yang membelah
jalan menuju ke Pantai. Pantai Pandawa berlokasi di Bali Selatan, tepatnya di
Desa Kutuh, Kecamatan Kutu Selatan, Kabupaten Badung, Bali.
Ø
Garuda Wisnu Kencana
Taman
Budaya Garuda Wisnu Kencana (bahasa Inggris: Garuda Wisnu Kencana Cultural Park),
disingkat GWK, adalah sebuah taman wisata di bagian selatan pulau Bali.
Taman wisata ini terletak di tanjung Nusa Dua, Kabupaten Badung, kira-kira 40 kilometer di sebelah selatan Denpasar, ibu kota provinsi Bali. Di areal taman budaya ini,
direncanakan akan didirikan sebuah landmark atau maskot Bali, yakni patung
berukuran raksasa Dewa Wisnu yang
sedang menunggangi tunggangannya, Garuda, setinggi 12 meter.
Area
Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana berada di ketinggian 146 meter di atas
permukaan tanah atau 263 meter di atas permukaan laut. Di kawasan itu terdapat
juga Patung Garuda yang tepat di belakang Plaza Wisnu adalah Garuda Plaza di
mana patung setinggi 18 meter Garuda ditempatkan sementara. Pada saat ini,
Garuda Plaza menjadi titik fokus dari sebuah lorong besar pilar berukir batu
kapur yang mencakup lebih dari 4000 meter persegi luas ruang terbuka yaitu Lotus Pond. Pilar-pilar batu
kapur kolosal dan monumental patung Lotus Pond Garuda membuat ruang yang sangat
eksotis. Dengan kapasitas ruangan yang mampu menampung hingga 7000 orang,Lotus
Pond telah mendapatkan
reputasi yang baik sebagai tempat sempurna untuk mengadakan acara besar dan
internasional.
Terdapat
juga patung tangan Wisnu yang merupakan bagian dari patung Dewa Wisnu. Ini
merupakan salah satu langkah lebih dekat untuk menyelesaikan patung Garuda
Wisnu Kencana lengkap. Karya ini ditempatkan sementara di daerah Tirta Agung.
Ø
Istana Tampak Siring
Istana
Tampak Siring yang terletak di Kabupaten Gianyar, Propinsi Bali, merupakan
satu-satunya Istana Kepresidenan yang dibangun setelah Indonesia Merdeka.
Kelima istana lainnya merupakan bangunan yang telah berdiri sejak jaman
kolonialisme Belanda, antara lain Istana Negara dan Istana Merdeka (Jakarta),
Istana Bogor (Bogor), Istana Cipanas (Cipanas), serta Gedung Agung
(Yogyakarta). Istana Tampak Siring biasanya digunakan oleh presiden untuk
beristirahat, melakukan rapat kerja, serta melakukan perundingan luar negeri. Pada
tanggal 27 April 2007, misalnya, Istana Tampak Siring menjadi saksi perjanjian
ekstradisi antara Indonesia dan Singapura.
Nama
Tampak Siring berasal dari dua buah kata dalam bahasa Bali, yaitutampak dan siring yang berarti: “telapak” dan “miring”.
Penamaan tersebut berkaitan erat dengan legenda masyarakat setempat tentang
Raja Mayadenawa
Ø Pasar Seni Sukowati
Pasar
Sukawati adalah pasar Seni yang sangat terkenal sampai ke penjuru dunia.
Pasar seni Sukawati terdapat di Desa Sukawati Kabupaten Gianyar. Jarak dari
airport Denpasar sekitar tiga puluh kilometer, yang dapat anda tempuh dengan
mobil selama 45 menit.
Pasar
seni Sukawati sangat terkenal karena menjual pakaian dan kerajinan traditional
khas Bali dengan harga yang sangat murah. Pakaian seperti Batik yang berciri
khas Batik ornamen Bali. Selain itu juga banyak dijual pakaian baik celana
maupun baju, yang dapat anda gunakan di pantai dan harganya pun sangat murah
dibandingkan dengan tempat lain.
Ø Danau Bedugul
Bedugul
berasal dari kata Bedogol. Bedugul ini adalah danau beratan yang paling
dangkal, di daerah danau Bedugul ini banyak terdapat hasil pertanian. Hasil
pertanian disini yang paling banyak dijumpai adalah buah buahan dan sayuran.
Danau Bedugul terletak di Kabupaten Tabanan.
Danau Bedugul ini merupakan tempat wisata pilihan di Bali, Suhu udara di
Bedugul jauh lebih dingin dibandingkan tempat wisata lainnya..
4.1 Kesimpulan
1. Suara
Merdeka dibangun oleh H. Hetami pada tanggal 11 Februari 1950 di Jl. Raya
Kaligawe, Semarang.
2. Suara
Merdeka sudah terkenal diberbagai daerah hal ini dibuktikan dengan besarnya
jumlah pembaca yang diketahui lewat jumlah penjualan yang tidak kurang dari
150.000 eks tiap harinya.
3. Suara
Merdeka telah memanfaatkan media-media seperti media elektronik, media
internet, media online, dll.
4. Suara
Merdeka dibangun bukan untuk bisnis melainkan sebagai alat perjuangan bangsa
Indonesia dalam tempo dulu.
B. PULAU
BALI
Pada dasarnya Pulau Bali
mempunyai sumber daya alam dan manusia yang baik, yang paling menonjol yaitu
pada obyek wisatanya. Dikarenakan obyek wisatanya yang menarik dan mempesona
banyak wisatawan dalam maupun luar negeri yang datang berkunjung ke Pulau Bali.
Semua ini menunjukkan bahwa Indonesia mempunyai kekeyaan alam yang indah.
Selain itu, kebudayaan di Pulau Bali juga berbeda dengan kebudayaan pulau-pulau
lain di Indonesia. Hal tersebut menunjukkan bahwa Indonesia mempunyai
beranekaragam kebudayaan
4.2
Saran
A. PT
MASSCOM GRAPHY
Tingkatkan
terus kualitas dan kabar berit yang teraktual agar mampu membantu memberikan
informasi yang selalu update, pertahankan prinsip kerja dan musyawarah yang
sangat baik dan bagus untuk menunjang kekeluargaan antar setiap karyawan
B.
PULAU
BALI
Pulau
Bali merupakan pulau yang indah, banyak obyek wisata yang indah. Obyek wisata
tersebut dijadikan sebagai sumber devisa (alat pembayaran hutang luar
negeri), dengan cara menarik sebanyak-banyaknya wisatawan luar negeri.
Selain
itu Pulau Bali memiliki hutan dan gunung yang terdapat banyak kekayaan alam
yang melimpah. Tanahnya juga cukup subur sehingga dapat digunakan sebagai lahan
pertanian maupun perkebunan, bahkan untuk lahan industri.
Pulau
Bali juga memiliki banyak kebudayaan, alangkah baiknya jika keindahan alam dan
kebudayaan tersebut kita jaga dan lestarikan bersama sebagai citra bangsa
Indonesia.
Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah, saya
panjatkan syukur kehadirat Allah SWT,yang mana atas rahmat dan hidayah-Nya
akhirnya saya dapat menyelesaikan laporan Kunjungan Industri dan tidak lupa
pula saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membatu
baik moriil maupun materiil dan saya juga berterima kasih atas bimbingannya
selama melaksanakan Kunjungan Industri ini.
Saya
mohon maaf atas segala kesalahan yang telah diperbuat,baik disengaja
maupun tidak disengaja. Saya juga menyadari
bahwa saya disini juga masih tahap belajar. Dan semoga makalah ini dapat
bermanfaat bagi anda semua yang telah berkenan membacanya.
FOTO – FOTO
KEGIATAN
·
Mascom Graphy
No comments:
Post a Comment